Home > sholawat nabi > Keutamaan Maulid Nabi

Keutamaan Maulid Nabi

Oleh : Ats-Tsauriy (Bangkalan)

Inilah Imam Mujtahid Mutlak Mustaqil, beliau adalah penolong As-Sunnah sehingga disebut “Nashirus Sunnah”, seorang Imam besar, Al-Hafidz dan Al-Muhaddits. Nasab Imam Syafi’i adalah Muhammad bin Idris bin Abbas bin Utsman bin Syafi’ bin as-Saib bin Ubaid bin Abdi Yazid bin Hasyim bin al-Muththalib bin Abdi Manaf bin Qushay. Abdul Manaf bin Qusyai yang menjadi kakek ke-9 Imam Syafi’I adalah Abdul Manaf bin Qushai yang juga menjadi kakek ke-4 Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam.

Imam Syafi’I lahir tahun 150 Hijriyah dan wafat pada tahun 204 Hijriyah.
Sebagaimana sudah diketahui bahwa generasi salafush shaleh banyak menjelaskannya tentang keutamaan Maulid Nabi, seperti Al-Imam Hasan Al-Bashriy, beliau orang yang pernah berjumpa sekita 100 sahabat Rasulullah (wafat 116 H), Al-Imam Ma’aruf Al-Kharkhiy (wafat 200 H), Al-Imam As-Sirriy As-Saqathiy (wafat 257 H) dan yang lainnya. Maka, demikian juga dengan Imam Syafi’i yang hidup pada kurun itu, beliau menjelaskan tentang keutamaan Maulid Nabi sebagaimana yang tercantum dalam kitab-kitab Ulama, seperti sebagai berikut ; [1]

قال الشافعى رحمه الله من جمع لمولد النبى صلى الله عليه وسلم اخوانا وتهياء لهم طعاما وعملا حسانا بعثه الله يوم القيامة مع الصديقين والشهداء والصالحين
“Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata, “barangsiapa yang mengumpulkan orang untuk melaksanakan perayaan Maulid Nabi (صلى الله عليه وسلم) karena kecintaan (ikhwanan) secara berjama’ah dengan menyediakan makanan dan berlaku baik, niscaya Allah bangkitkan di hari kiamat beserta para ahli kebenaran, syuhada dan para shalihin”.

Pada masa ini juga hidup seorang Imam yang bernama Imam Al-‘Allamah Utsman bin Sind, beliau wafat pada tahun 205 H dan pernah menulis kitab Maulid dalam bentuk sya’ir dengan tema memuji dan mengagungkan Rasulullah. Dimasa kurun ketiga juga hidup Al-Imam Al-Junaid Al-Baghdadiy.

Al-Imam Junaid Al-Baghdadiy rahimahullah (الامام الجنيد البغدادي رحمه الله) adalah ulama yang terkenal zuhud, beliau terkenal sebagai ahli tashawuf pada kurun ketiga, generasi awal umat Islam. Beliau juga seorang pedagang dan selalu membagi-bagi hasilnya kepada faqir miskin dan orang tua yang lemah.

Nama asli beliau adalah Abul Qasim Al-Junaid bin Muhammad Al-Kazzaz An-Nahwari. Beliau lahir di Baghdad. Al-Imam Junaid seorang yang sangat berpegang teguh terhadap Al-Qur’an dan As-Sunnah, beliau senantiasa merujuk kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah dalam setiap majelis tempat beliau mengajar. Salah satu murif dari Al-Imam Junaid yang sangat dekat adalah Al-Imam Asy-Syibli. Imam Junaidi wafat pada tahun 297 H, masih dalam kurun Tabi’ut tabi’in yaitu kurun yang oleh Rasulullah katakan kurun yang senantiasa dalam kebaikan.

Al-Imam Junaid Al-Baghdadiy pada masanya, mendefiniskan sufi sebagai berikut, “Sufi adalah orang yang mengenakan baju di bulu domba dan berada di puncak kesuciannya, mengikuti sunnah Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam, menahan beban penderitaan jasmani dan meninggalkan segala sesuatu yang berhubungan dengan duniawi (ash-shufi man labisa as-shufa ala ash-shafa wattaba’a thariq al-Mushthafa wa athaqa al-jasada tamm al-jafa wa kanat ad-dunya minhu ala qafa).[2]

Suatu hari Imam Al-Junaid Al-Baghdadiy duduk ditengah-tengah beberapa orang Tabi’in sambil berbincang-bincang dan bertanya-tanya, siapakah yang paling besar kecintaannya kepada Allah, salah seorang (tabi’in) mendefiniskan, “orang yang paling besar kecintaannya kepada Allah adalah orang yang rajin Qiyamullail”, yang lainnya mengatakan, “orang yang paling besar kecintaannya kepada Allah adalah orang yang berteman dengan orang-orang yang taat dan menyisihkan orang-orang fasik”. Satu persatu mereka mengemukakan pendapat mereka mengenai orang yang paling besar kecintaannya kepada Allah, kemudian tiba giliran Al-Imam Junaid menjawabnya. Mereka (tabi’in) berseru, “kemukakanlah pendapatmu, hai Iraqi..”, Al-Imam Junaid berkata, “Pencinta Allah adalah hamba Allah yang meninggalkan nafsunya sendiri, selalu bersambung dengan dzikir kepada Rabbnya, melaksanakan hak-hak-Nya, dan selalu memandang Allah dengan hatinya. Jika berbicara ia berbicara dengan asma Allah, jika berucap ia menyebut asma Allah, jika bergerak ia melaksanakan perintah Allah, jika diam ia bersama dengan Allah. Ia untuk Allah, dengan Allah dan bersama Allah”. [3]

Al-Imam Junaid Al-Baghdadiy mengatakan tentang Maulid Nabi sebagai berikut, [4]
قال الجنيدي البغدادي رحمه الله: من حضر مولد الرسول وعظم قدره فقد فاز بالايمان
“Imam Junaid al-Baghdadiy rahimahullah berkata, barangsiapa yang menghadiri Maulidur Rasul dan mengagungkannya, maka dia beruntung dengan keimanannya”

Demikianlah anjuran dan keutamaan-keutamaan yang dijelaskan oleh kalangan salafush shaleh termasuk Imam Madzhab tentang peringatan Maulid Nabi. Pada masa tersebut Maulid Nabi bukanlah sesuatu hal yang patut dipermasalahkan dan berjalan seperti biasa sehingga di ikuti murid-murid serta seluruh kaum Muslimin. Mereka semua paham tentang peringatan tersebut. []

Wallahu subhanahu wa ta’alaa a’lam.

Catatan kaki :
1. Kitab Madarijus Su’uud hal. 16, karangan Al-‘Allamah Asy-Syekh An-Nawawiy Ats-Tsaniy (Sayyid Ulama’ Hijaz) , dan juga tercantum dalam Ruhul Bayan.
2. Ensiklopedia Aqidah Ahlussunnah : Tasawuf dan Ihsan, Antivirus Kebathilan dan Kedlaliman, hal.86, terbitan PT. Serambi Ilmu Semesta, Cet.1/Rajab 1425 H, karangan Syekh Muhammad Hisyam Kabbani
4. Jernihkan Hati, hal. 29, terbitan : Penerbit Republika, Cet.1/Juli 2005, judul asli “Islahul Qulub”, penerbit Al-Areej (Mesir).
4. Kitab I’anatuth Thalibin, karangan Al-‘Allamah Asy-Syekh Abu Bakar Syatha Ad-Dimyathiy, Terbitan Dar el-Fikr, Beirut – Lebanon.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: