Home > Tajwid > Tanda-Tanda Baris

Tanda-Tanda Baris

  1. Baris di atas (Fathah) 
    Memberikan bunyi vokal ‘a’, contoh: (ba)
  2. Baris di bawah (Kasrah) 

    Memberikan bunyi vocal ‘i’, contoh:(bi)
  3. Baris di hadapan (Dhammah) 
    Memberikan bunyi vokal ‘u’, contoh: (bu)
  4. Tanda mati (Sukun) 
    Tanda sukun di atas sebuah huruf berarti huruf itu mati, contoh: (ab)
  5. Baris dua di atas (Fathatain) 
    Memberikan bunyi ‘an’, contoh: (ban).
  6. Baris dua di bawah (Kasratain) 
    Memberikan bunyi ‘in’, contoh: (bin).
  7. Baris dua di hadapan (Dhammatain) 
    Memberikan bunyi ‘un’, contoh: (bun).
  8. Sabdu di atas (Syaddah Fathah) 
    Contoh: (abba).
  9. Sabdu di bawah (Syaddah Kasrah) 
    Contoh:(abbi).
  10. Sabdu di hadapan (Syaddah Dhammah) 
    Contoh: (abbu).
  11. Sabdu dua di atas (Syaddah Fathatain) 
    Contoh:(abban).
  12. Sabdu dua di bawah (Syaddah Kasratain) 
    Contoh: (abbin).
  13. Sabdu dua di hadapan (Syaddah Dhammatain) 
    Contoh:(abbun).
  14. Fathah-alif dibaca panjang 2 harakat (hitungan)
    Contoh: (baa).
  15. Kasrah-alif dibaca panjang 2 harakat (hitungan)
    Contoh: (bii).
  16. Dhammah terbalik dibaca panjang 2 harakat (hitungan)
    Contoh: (buu).
  17. Maddah dibaca panjang antara 3 sampai dengan 4 harakat (hitungan)
    Contoh: (baaa) .
Categories: Tajwid Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: